Jenis Employee Gathering yang Wajib Diketahui HR dan Panitia Acara!

Dalam ekosistem dunia kerja modern, istilah
"gathering" sering kali disalahartikan sekadar sebagai ajang
hura-hura menghabiskan anggaran tahunan. Padahal, bagi praktisi Human Resources
(HR) dan panitia acara kantor, kegiatan ini adalah instrumen strategis.
Sebuah studi manajemen SDM menunjukkan bahwa kegiatan
luar kantor yang terencana dengan baik mampu meningkatkan retensi karyawan
dan menyegarkan kembali motivasi kerja yang sempat layu akibat rutinitas.
Namun, tantangan terbesar yang sering dihadapi adalah menentukan konsep.
Banyak panitia terjebak dalam kebingungan:
"Apakah kita harus hiking ke gunung, atau cukup makan malam mewah di
hotel?" Kesalahan memilih konsep bisa berakibat fatal anggaran terbuang,
namun tujuan merekatkan tim tidak tercapai. Oleh karena itu, memahami berbagai jenis
employee gathering adalah langkah fundamental sebelum Anda membooking tiket
atau lokasi.
Mari kita bedah satu per satu klasifikasi acara kantor
ini agar Anda bisa menentukan mana yang paling pas untuk kebutuhan organisasi
saat ini.
1.
Recreational Gathering
Jenis pertama dan yang paling umum dilakukan adalah Recreational
Gathering atau sering dikenal dengan istilah corporate outing.
Sesuai namanya, tujuan utama dari kegiatan ini adalah rekreasi murni.
Biasanya, jenis ini dipilih ketika manajemen melihat
tingkat stres karyawan sudah mencapai lampu merah. Indikatornya bisa berupa
penurunan semangat, wajah-wajah lelah di kantor, atau suasana kerja yang kaku.
Dalam konsep ini, agenda yang berat-berat ditiadakan.
Kegiatannya lebih banyak bersifat santai, seperti
berwisata ke pantai, mengunjungi taman rekreasi, atau sekadar staycation
di villa pegunungan. Tidak ada materi motivasi yang berat atau games
yang menguras otak. Intinya adalah have fun.
Output yang diharapkan dari jenis ini adalah pikiran
yang segar (refreshed mind) sehingga karyawan siap kembali bekerja
dengan energi baru.
2.
Educational dan Capacity Building
Berbeda dengan tipe rekreasi, jenis kedua ini memiliki
muatan edukasi yang kuat. Sering disebut sebagai capacity building atau
pelatihan luar ruang, jenis gathering ini dirancang untuk memecahkan masalah
internal tim, seperti komunikasi yang buruk atau kurangnya jiwa kepemimpinan.
Di sini, jenis employee gathering yang
diterapkan biasanya melibatkan instruktur atau fasilitator profesional.
Aktivitasnya berupa simulasi permainan strategi (team building) yang
menuntut kerjasama, komunikasi efektif, dan pemecahan masalah.
Baca Juga : Apa Itu Employee Gathering? Panduan Lengkap untuk Membangun Kekompakan Tim
Contoh kegiatannya bisa berupa rafting (arung
jeram) yang membutuhkan kekompakan dayung, atau paintball yang
membutuhkan strategi penyerangan.
Meski melelahkan secara fisik, jenis ini sangat
efektif untuk membangun karakter dan memperbaiki budaya kerja yang mulai
luntur. Karyawan diajak untuk belajar mempercayai rekan kerjanya dalam situasi
yang menekan namun aman.
3.
Family Gathering
Ada kalanya perusahaan ingin menunjukkan apresiasi
tidak hanya kepada karyawan, tetapi juga kepada "support system"
terbaik mereka, yaitu keluarga di rumah. Inilah yang disebut family
gathering perusahaan.
Konsep ini sangat ampuh untuk membangun loyalitas
emosional. Ketika istri, suami, dan anak-anak karyawan merasa diperhatikan oleh
perusahaan, maka karyawan tersebut akan merasa lebih memiliki (sense of
belonging) terhadap tempatnya bekerja.
Tantangan bagi panitia dalam jenis ini adalah menyusun
rundown acara yang inklusif. Lokasi harus ramah anak (kids friendly)
dan ramah lansia. Kegiatan biasanya berupa jalan santai, lomba mewarnai untuk
anak, atau pembagian doorprize peralatan rumah tangga. Suasananya jauh
lebih cair dan hangat dibandingkan jenis gathering lainnya.
.webp)
4.
Ceremonial Gathering
Jika tiga jenis sebelumnya lebih banyak dilakukan di
luar ruangan (outdoor), jenis keempat ini biasanya bersifat indoor
dan formal. Ceremonial Gathering sering diwujudkan dalam bentuk Gala
Dinner, Awarding Night, atau perayaan ulang tahun perusahaan.
Tujuannya adalah memberikan apresiasi formal atas
pencapaian kinerja selama satu tahun. Karyawan diminta mengenakan pakaian
terbaik mereka (jas atau gaun), menikmati hidangan fine dining, dan
menyaksikan hiburan di panggung megah.
Meskipun terlihat hanya makan-makan, momen ini krusial
untuk menanamkan visi misi perusahaan tahun depan dan memberikan penghargaan
kepada karyawan berprestasi. Ini adalah panggung untuk meningkatkan moral dan
kebanggaan (pride) karyawan terhadap citra bonafide perusahaan.
Baca Juga : Tempat Employee Gathering di Batu Malang, View Keren dan Fasilitas Lengkap!
Tips
Memilih Konsep yang Tepat
Setelah mengetahui empat kategori di atas, mana yang
harus dipilih? Jawabannya kembali pada "Diagnosa Kebutuhan". HR dan
panitia harus duduk bersama dan bertanya: "Apa masalah utama kita saat
ini?"
- Jika
tim sedang stres tinggi karena deadline: Pilih Recreational.
- Jika
tim sering konflik dan tidak kompak: Pilih Capacity Building.
- Jika
ingin meningkatkan loyalitas jangka panjang: Pilih Family
Gathering.
- Jika
ingin merayakan pencapaian target: Pilih Ceremonial.
Selain itu, sesuaikan juga dengan rancangan anggaran. Capacity building biasanya memakan biaya jasa fasilitator yang lumayan, sementara family gathering membutuhkan biaya logistik konsumsi yang besar karena jumlah peserta yang berlipat ganda.
Memahami ragam jenis employee gathering bukan
sekadar wawasan tambahan, melainkan kompetensi wajib bagi para HR dan panitia
acara. Kegiatan ini adalah investasi perusahaan. Jika dilakukan dengan tepat
sasaran, ia akan menghasilkan Return on Investment (ROI) berupa tim yang
solid, bahagia, dan produktif.
Jadi, sebelum Anda sibuk mengurus bus dan katering,
pastikan dulu Anda sudah memegang "resep" jenis acara yang paling
sesuai dengan "penyakit" atau kebutuhan tim Anda saat ini. Selamat
merancang momen kebersamaan yang berkesan!
Penulis : Rebecca Maura B (bcc)
.webp)


No comments:
Post a Comment