5 Wisata Kuliner Kota Batu Rekomendasi Wisatawan
Paket Outbound – Liburan ke Kota
Batu itu hampir selalu berakhir sama: capek, lapar, dingin, dan bingung mau
makan di mana. Apalagi kalau datang bareng keluarga besar, rombongan kantor,
atau teman-teman yang seleranya beda-beda
Ada yang maunya pedas, ada yang cari
murah, ada yang penting cepat, ada juga yang pengin tempatnya adem dan tenang. Masalahnya,
rekomendasi kuliner di Batu sering kali terlalu fokus ke yang viral.
Begitu datang, antre panjang, parkir
ribet, rasanya “oke” tapi nggak bikin pengin balik. Padahal, wisata kuliner
yang enak itu bukan cuma soal rasa, tapi soal pengalaman makan secara utuh.
Panduan ini tidak membahas tempat
makan yang lagi naik daun semata.
Ini adalah 5 wisata kuliner di
Kota Batu yang punya fungsi berbeda-beda, ada yang unggul di rasa, ada yang
kuat di sistem, ada yang juara di suasana, dan ada juga yang menang karena
selalu siap kapan pun kamu lapar.
Menariknya, rekomendasi lima wisata
kuliner di panduanini bukan datang dari iklan atau daftar “paling hits”
versi media, melainkan dari warga TikTok yang benar-benar pernah makan
langsung.
Dari kolom komentar, video review jujur, sampai diskusi kecil antar pengguna, tempat-tempat ini terus disebut berulang kali sebagai pilihan “kepake” saat perut sudah tidak bisa diajak kompromi.
Cara
Membaca Rekomendasi Ini
Sebelum
masuk ke daftarnya, penting buat tahu satu hal: tidak semua tempat makan
cocok untuk semua kondisi.
Ada tempat yang enak tapi nggak
cocok buat rombongan. Ada yang murah tapi kurang nyaman. Ada yang nyaman tapi
butuh sabar nunggu.
Karena itu, setiap
tempat di panduan ini dibahas lengkap:
- pengalaman
datang dan makan
- kelebihan yang terasa
- kekurangan yang sering kejadian
Jadi kamu bisa memilih dengan lebih realistis, bukan cuma ikut rekomendasi orang lain.
5 Wisata Kuliner Rekomendasi
dari Warga Tiktok
1.
Warung Mundu
Warung
Mundu berlokasi di Dusun Mundu, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota
Batu, area yang cukup jauh dari keramaian pusat kota.
Perjalanan
ke sini melewati jalan kampung dan gang sempit, tapi justru itu yang membuat
pengalaman makannya terasa “niat”. Begitu sampai, suasana sejuk khas Bumiaji
langsung terasa, dan udara dingin ini tanpa sadar bikin perut makin cepat
lapar.
Menu andalan Warung Mundu adalah Sate
Gajah (sekitar Rp25.000 per tusuk) dan Tongseng Sapi / Tongseng Setan
(sekitar Rp25.000 per porsi).
Selain itu ada Tengkleng Rica,
Krenyos, dan Iga Bakar dengan harga berkisar Rp25.000–Rp38.000.
Porsinya terkenal besar, dagingnya tebal, dan bumbunya berani. Nama menu memang
terdengar hiperbolis, tapi isinya cukup sepadan dengan ekspektasi.
Kelebihan utama Warung Mundu ada di rasa
yang konsisten dan karakter menu yang kuat. Tongsengnya kaya rempah dan
hangat di badan, sangat cocok dengan suhu Batu.
Sate dibakar dengan baik, tidak
alot, dan tidak berbau. Pengalaman makan di sini terasa seperti “hadiah”
setelah perjalanan jauh, bukan sekadar mampir.
Namun, keluhan paling sering muncul
soal akses jalan dan parkir. Lokasinya di dalam dusun membuat mobil
besar sulit masuk, dan area parkir terbatas. Saat akhir pekan atau musim
liburan, antrean bisa panjang dan waktu tunggu cukup lama.
Fasilitas juga sederhana, jadi jangan berharap kenyamanan ala restoran modern.
2.
Lalapan Yulia
Lalapan
Yulia berada di kawasan strategis Kota Batu dan dikenal sebagai warung
lalapan yang buka 24 jam.
Lokasinya
relatif mudah dijangkau dari pusat kota, menjadikannya tempat makan yang sering
dikunjungi saat kondisi lapar datang di jam-jam tanggung, entah tengah malam
atau dini hari.
Menu yang ditawarkan sangat
familiar: ayam goreng, ayam bakar, lele, bebek, tahu, tempe, lengkap
dengan sambal dan lalapan. Harga relatif ramah, rata-rata di kisaran Rp18.000–Rp30.000
per porsi tergantung lauk.
Tidak ada menu aneh-aneh, semuanya
aman dan cepat disajikan.
Kelebihan Lalapan Yulia terletak
pada kecepatan pelayanan dan jam operasional non-stop. Saat tempat lain
tutup, warung ini tetap hidup.
Makanan keluar cepat, porsinya
cukup, dan rasanya konsisten. Untuk wisatawan yang sudah lelah dan hanya ingin
makan tanpa mikir panjang, tempat ini sangat fungsional.
Kekurangannya menurut beberapa orang,
dari sisi rasa, tidak terlalu istimewa. Sambal cenderung standar dan
suasana tempat makan biasa saja.
Di jam ramai, area parkir bisa penuh dan suasana menjadi cukup bising. Lalapan Yulia bukan tempat untuk mencari pengalaman kuliner, tapi lebih ke solusi praktis saat perut sudah tidak bisa diajak kompromi.
![]() |
| Ilustrasi Suasana salah satu 5 Wisata Kuliner Kota Batu, warung nyaman dan sejuk |
3.
Warung Sejuk Spesial Sego Sambel (Beji)
Warung
Sejuk Spesial Sego Sambel beralamat di Jl. Sarimun Gg. 4, Beji, Kecamatan
Junrejo, Kota Batu.
Lokasinya
masuk gang pemukiman, cukup tersembunyi, dan sering bikin ragu pengunjung
pertama kali. Tapi justru suasana kampung inilah yang menjadi nilai jual utama
tempat ini.
Menu utamanya adalah sego sambel
dengan berbagai pilihan lauk seperti ayam goreng, ayam bakar, mujair, lele,
udang, babat, kikil, dan telur. Harga berkisar Rp23.000–Rp38.000 per
porsi.
Dalam satu piring, pengunjung
mendapat nasi porsi besar, lauk pilihan, bakwan jagung, lalapan, sambal
tempong, dan sambal uleg.
Kelebihan Warung Sejuk ada pada suasana
makan yang adem dan tenang. Area makan terbuka, ada kolam ikan, dan
tempatnya bersih.
Sambalnya pedas segar, porsinya
mengenyangkan, dan tersedia minuman tradisional seperti beras kencur dan
kunir asem yang cocok diminum setelah makan pedas.
Keluhan yang sering muncul adalah parkir
mobil yang sulit, karena gang sempit dan area terbatas. Saat ramai, waktu
tunggu bisa mencapai 30–45 menit. Konsep terbuka juga membuat lalat kadang
muncul, terutama di jam makan siang.
Meski begitu, banyak pengunjung
tetap kembali karena merasa “nyaman” makan di sini.
4.
Pasar Among Tani
Pasar
Among Tani berlokasi di Jl. Dewi Sartika, Kota Batu, dan merupakan pasar
modern yang menampung banyak tenant makanan. Tempat ini sering jadi pilihan
wisatawan karena lokasinya strategis dan pilihan kulinernya sangat beragam
dalam satu area.
Di dalam pasar, pengunjung bisa
menemukan rawon, soto, nasi pecel, bakso, mie ayam, aneka lauk rumahan,
hingga jajanan tradisional. Harga bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga
Rp35.000, tergantung tenant.
Sistemnya seperti food court, jadi
satu rombongan bisa pesan makanan berbeda.
Kelebihan Pasar Among Tani adalah pilihan
menu yang lengkap dan harga relatif terjangkau. Cocok untuk wisatawan yang
datang beramai-ramai dan tidak ingin repot berpindah tempat.
Jam operasional pagi hingga siang
juga pas untuk sarapan berat atau makan siang.
Namun, kekurangannya cukup terasa
saat pasar ramai. Parkir bisa penuh, suasana bising, dan kebersihan tidak
selalu konsisten antar tenant.
Pengalaman makan sangat bergantung pada waktu kunjungan dan pilihan penjual. Datang terlalu siang atau saat libur panjang bisa mengurangi kenyamanan.
5.
Bakso Sritikah
Bakso
Sritikah adalah salah satu bakso legendaris di Kota Batu yang lokasinya mudah
diakses dari jalur utama wisata. Tempat ini sering ramai karena posisinya
strategis dan sudah lama dikenal wisatawan.
Menu utamanya tentu bakso,
dengan berbagai pilihan seperti bakso polos, bakso urat, bakso telur, dan
tambahan mie atau tahu. Harga tergolong murah, mulai dari Rp10.000–Rp20.000
per porsi, tergantung isian.
Sistem tambahan topping membuat
pengunjung bebas menyesuaikan porsi.
Kelebihan Bakso Sritikah ada pada harga
terjangkau, pelayanan cepat, dan lokasi yang praktis. Cocok untuk makan
singkat sebelum lanjut perjalanan. Kuahnya ringan, tidak terlalu berat, dan
aman untuk semua usia.
Kekurangannya bagi Sebagian orang
dari sisi rasa, tidak terlalu spesial dibanding bakso lain di Malang Raya.
Saat jam ramai, tempat bisa sangat padat dan kurang nyaman untuk berlama-lama.
Ini bukan tempat untuk duduk santai, tapi lebih ke titik singgah yang efisien.
FAQ
1. Apa saja wisata kuliner yang direkomendasikan di Kota Batu?
2. Apakah rekomendasi kuliner ini hasil review langsung atau hanya mengikuti tren?
3. Berapa kisaran harga makanan di wisata kuliner Kota Batu?
4. Apakah wisata kuliner di Kota Batu mudah dijangkau wisatawan?
5. Kapan waktu terbaik untuk mencoba wisata kuliner di Kota Batu?
Lima wisata kuliner di atas
menunjukkan bahwa makan di Kota Batu bukan cuma soal rasa, tapi juga soal situasi,
waktu, dan kebutuhan.
Ada tempat yang unggul di
pengalaman, ada yang kuat di sistem, dan ada yang berfungsi sebagai penyelamat
di saat genting.
Dengan tahu kelebihan dan kekurangannya sejak awal, wisatawan bisa makan dengan ekspektasi yang lebih realistis, dan itu justru bikin pengalaman liburan jadi lebih nikmat.
📖 Lihat Sumber Informasi dan Gambar
02. Google Maps Review – ulasan pengunjung mengenai rasa, kebersihan, dan pelayanan
03. Online Review – review dari platform pesan atau ulasan kuliner online lainnya (misal Gojek/Grab) Referensi Gambar: Ilustrasi dibuat menggunakan teknologi AI.
.webp)




No comments:
Post a Comment