Wisata Pacet 24 Jam Awas Nyesel Kalau Belum Coba Ini!
Wisata Pacet 24 jam menawarkan solusi healing instan dan terjangkau melalui relaksasi pemandian air panas belerang serta pengalaman berkemah estetik di kaki gunung yang sejuk. Destinasi ini sangat cocok untuk melepas penat kaum urban dengan akses jalan yang memadai dan fasilitas kuliner malam yang menghangatkan suasana.
Pernah nggak sih kamu merasa stuck
di kantor, menatap layar laptop sampai mata pedas, dan sadar kalau minggu ini
energi kamu habis cuma buat kerja? Rasanya mau liburan, tapi cuti nggak di-acc,
dan Sabtu pagi masih harus "balas dendam" tidur.
Akhirnya, weekend cuma lewat
begitu saja sambil scrolling media sosial melihat orang lain
jalan-jalan. Jujur, itu cara paling menyedihkan buat menghabiskan waktu luang
yang berharga.
Padahal, cuma berjarak satu jam dari
hiruk-pikuk Surabaya atau Sidoarjo, ada surga tersembunyi yang justru hidup
saat matahari tenggelam.
Pacet di malam hari menawarkan sensasi
yang beda banget: kabut tipis, kopi panas, dan air belerang yang siap memijat
otot kaku kamu.
Artikel ini bakal kasih bocoran wisata pacet buka 24 jam yang
paling recommended. Jangan sampai kamu menyesal karena melewatkan
kesempatan recharge energi murah meriah ini cuma karena alasan
"nggak tau jalannya". Yuk, simak!
Baca Juga: Liburan Batu Malang Terbaik 2026, Spot Viral Little Switzerland Hemat!
Pesona Wisata Malam Pacet: Kenapa
Harus Malam Hari?
Mungkin kamu
bertanya-tanya, "Ngapain ke gunung malam-malam? Gelap, dingin!" Eits,
justru di situ seninya. Berbeda dengan suasana siang yang kadang terik dan
macet, wisata malam Pacet
memberikan ketenangan yang mahal harganya.
Bayangkan
sensasinya: kamu duduk di ketinggian, di bawah langit yang kalau beruntung
penuh bintang, sambil menyeruput jahe hangat.
Suhu udara
yang bisa turun sampai 18 derajat Celcius bikin obrolan sama teman atau
pasangan jadi lebih hangat dan deep. Ini adalah antitesis dari bisingnya
suara klakson yang kamu dengar sepanjang minggu.
Pemandian Air Panas: Spa Alami Buat
Kaum Jompo
Salah satu
alasan utama orang menyerbu Pacet di malam hari adalah berendam air panas. Ini
bukan sekadar main air, tapi terapi.
Kandungan
belerang di Pacet dipercaya ampuh buat bikin rileks otot leher yang tegang
gara-gara kelamaan nunduk lihat HP atau laptop.
1. Pemandian Air Panas
Padusan Ini adalah legend-nya pemandian air panas pacet malam hari. Lokasinya
ada di kaki Gunung Welirang. Kolam di sini buka 24 jam, jadi kamu mau datang
jam 2 pagi pun pintunya tetap terbuka.
·
Fasilitas: Ada kolam air panas dengan
berbagai tingkat suhu (hangat kuku sampai yang bikin merah kulit). Toilet dan
kamar bilasnya banyak, jadi nggak perlu antre panjang meski ramai.
·
Tiket: Sangat terjangkau, biasanya tiket masuk kawasan
sekitar Rp15.000 dan tiket kolam Rp10.000 - Rp15.000. Jauh lebih murah daripada
sekali ngopi di kafe Jaksel-nya Surabaya, kan?
2. Jacuzzi & Kolam Privat Jika kamu merasa kurang nyaman berendam bersama banyak orang (entah karena malu atau ingin privasi), saat ini ada banyak tempat di sekitar Padusan yang menyediakan kolam privat atau konsep whirlpool. Meskipun harganya sedikit lebih tinggi, itu sangat sepadan bagi kamu yang menginginkan suasana yang tenang.
Camping Ground Pacet
Murah: Hotel Bintang Lima? Lewat!
Buat kamu yang pengen level up
liburan dari sekadar nongkrong jadi menginap di alam, tempat kemah di Mojokerto sekarang fasilitasnya sudah kayak hotel.
Nggak perlu ribet bawa tenda dari
rumah atau takut nggak bisa buang air karena toiletnya kotor.
1.
Bernah De Vallei Ini adalah salah satu camping ground pacet murah yang ramah banget buat pemula dan
keluarga. Lokasinya ada di tengah hutan pinus yang asri.
·
Sewa
Tenda: Di sini kamu bisa datang bawa badan doang.
Mereka menyewakan tenda lengkap dengan matras dan sleeping bag.
·
Fasilitas
Umum: Toiletnya bersih (ini penting banget!), ada
musala yang layak, dan sumber listrik buat nge-cas HP. Jadi, kamu tetap bisa update
story tanpa takut lowbat.
·
Keamanan: Ada penjaga yang standby, jadi aman
dari gangguan "tamu tak diundang".
2.
Puthuk Panggang Welut Kalau kamu pengen bonus view lampu kota
(city light) dari ketinggian, tempat ini juaranya.
·
Spot
Foto: Ada banyak deck
kayu yang instagramable dengan latar belakang hutan pinus.
·
Vibes: Cocok banget buat anak muda yang mau gitaran
santai sambil bakar jagung. Udaranya segar banget, bebas polusi knalpot.
Kuliner Malam:
Penyelamat Perut Lapar
Dingin-dingin pasti bikin lapar. Di
sepanjang jalan menuju area wisata Pacet, kamu nggak bakal kesulitan cari
makan.
·
Jagung
Bakar & Ketan: Ini menu
wajib. Banyak warung tenda di pinggir jalan (terutama area Sendi) yang buka
sampai dini hari.
·
Sate
Kelinci: Buat yang suka
kuliner unik, sate kelinci di sini teksturnya empuk dan bumbu kacangnya medok
banget.
·
Kopi
& Jahe: Hampir semua
warung menyediakan minuman hangat. Harganya standar warung, nggak
"ngetok" harga kayak di tempat wisata viral lainnya.
![]() |
| Ilustrasi cafe diatas bukit yang menawarkan pemandangan lampu kota. |
Review Akses Jalan:
Aman Nggak Sih?
Ini pertanyaan sejuta umat. "Jalannya nanjak banget nggak?" "Gelap nggak?". Akses menuju tempat wisata Pacet (terutama dari Mojosari) sebenarnya sudah dalam keadaan aspal yang halus dan lebar.
·
Penerangan: Di jalan utama sudah ada PJU (Penerangan Jalan
Umum), tapi begitu masuk ke area hutan atau jalan desa menuju camping ground,
penerangannya mulai minim.
·
Tips
Berkendara: Pastikan lampu
kendaraan kamu terang benderang. Kalau bisa, pasang fog lamp karena
sering turun kabut tebal di malam hari.
·
Rem: Kalau kamu pulang lewat jalur Cangar-Batu,
hati-hati rem blong. Tapi kalau cuma main di area Padusan/Pacet bawah, jalannya
relatif aman dan nggak securam Cangar.
Manfaat
"Kabur" Sebentar ke Alam
Kenapa sih harus repot-repot ke sini?
Karena tubuh dan pikiran kita itu butuh jeda. Berendam di air panas belerang
itu melancarkan peredaran darah.
Menghirup udara bersih hutan pinus itu
membersihkan paru-paru dari debu jalanan. Liburan model begini nggak cuma bikin
feed Instagram bagus, tapi bikin kamu siap menghadapi hari Senin dengan mood
yang lebih stabil.
Anggap saja ini investasi kesehatan
mental dengan modal bensin dan tiket masuk receh.
Pertanyaan Umum (FAQ)
1. Apakah aman berkendara ke Pacet saat malam hari?
Relatif aman jika melewati jalur utama Mojosari-Pacet karena jalan lebar dan beraspal. Hindari jalur Cangar-Batu saat larut malam jika belum hafal medan karena minim penerangan dan rawan kabut tebal serta rem blong.
2. Berapa kisaran harga sewa tenda di camping ground Pacet?
Harga sewa tenda bervariasi tergantung kapasitas dan fasilitas. Untuk tenda kapasitas 2-4 orang, kisaran harganya mulai dari Rp50.000 hingga Rp100.000 per malam. Paket lengkap (tenda + matras + sleeping bag) biasanya sekitar Rp150.000 - Rp200.000.
3. Apa saja perlengkapan yang wajib dibawa saat wisata malam ke Pacet?
Jaket tebal (suhu bisa di bawah 20 derajat), obat-obatan pribadi (minyak kayu putih), uang tunai (banyak warung belum support QRIS), dan powerbank. Jika berkemah, bawa senter atau lampu emergency tambahan.
4. Bagaimana kondisi sinyal seluler dan internet di area wisata Pacet?
Untuk provider besar (seperti Telkomsel, Indosat, dan XL), sinyal 4G di area utama seperti Padusan, alun-alun, dan camping ground populer masih sangat lancar untuk update story atau streaming. Namun, jika Anda masuk ke area camping yang lebih privat atau jauh ke dalam hutan pinus, sinyal mungkin akan hilang timbul. Beberapa warung dan kafe di sana juga sudah menyediakan fasilitas Wi-Fi.
5. Apakah aman membawa anak-anak atau balita mandi di air panas belerang?
Aman, asalkan orang tua ekstra waspada. Pastikan memilih kolam dengan suhu "hangat kuku" (bukan yang panas tinggi) untuk kulit anak yang sensitif. Batasi durasi berendam maksimal 10-15 menit agar anak tidak pusing akibat menghirup uap belerang terlalu lama, dan segera bilas tubuh anak dengan sabun dan air tawar bersih setelah selesai berendam untuk mencegah iritasi.
Waktu itu nggak bisa diputar ulang.
Akhir pekan yang kamu habiskan cuma buat tiduran di kasur nggak bakal jadi
kenangan yang bisa diceritakan.
Sebaliknya, momen menggigil kedinginan
sambil ketawa bareng teman di tenda, atau rasa hangat yang menjalar saat masuk
ke kolam air panas, itu yang bakal kamu ingat terus.
Pacet sudah menyediakan semuanya 24
jam non-stop buat kamu. Tinggal kamunya, mau gerak atau tetap diam di zona
nyaman yang membosankan? Yuk, agendakan minggu ini, jangan nunggu
"nanti" yang seringnya berujung "nggak jadi".
📖 Lihat Sumber Informasi
01. Detik Jatim - 5 Pemandian Air Panas di Pacet yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Nataru
02. Liputan6 - 12 Wisata Pacet Mojokerto yang Seru Cocok untuk Dikunjungi Bareng Keluarga
03. IDN Times - 5 Rekomendasi Wisata Alam Berlatar Pegunungan di Pacet Mojokerto
.webp)



No comments:
Post a Comment